Kenapa Orang Tua Tetap Memilih Jadi Gaptek

Spread the love

Kenapa Orang Tua Tetap Memilih Jadi Gaptek

Seorang pria muda telah menghabiskan waktu 1 jam di bank bersama bosnya hanya untuk mentransfer sejumlah uang.

Pria itu tidak bisa menahan diri & bertanya, “Bos, kenapa tidak mengaktifkan internet banking?”

“Mengapa aku harus melakukan itu?”, tanya bos.

“Nah, Bos tidak perlu menghabiskan waktu 1 jam di sini untuk melakukan hal-hal seperti mentransfer uang. Bos bahkan bisa melakukan belanja online. Semuanya akan sangat mudah!”

Pria itu, jadi sangat bersemangat untuk membujuk bosnya beralih ke dunia internet banking.

Lalu bos kembali bertanya, “jika saya melakukan itu, saya tidak perlu keluar rumah?”

“Ya, ya!”, jawab pria itu.

Kenapa Orang Tua Tetap Memilih Jadi Gaptek

Ia menjelaskan kepada bos, bagaimana barang-barang kelontong bisa dikirim sampai di depan pintu rumah sekarang dan bagaimana toko online bisa memberikan segalanya!

Tapi, jawaban bos membuat pria itu bungkam.

Bos berkata …

“Sejak aku memasuki bank hari ini, aku telah bertemu dengan 4 orang temanku. Aku mengobrol sebentar dengan staf yang mengenalku dengan baik. Kamu tahu aku ini hidup sendiri. Inilah waktu bertemu teman yang aku butuhkan. Aku bersemangat dan bersiap-siap datang ke bank. Aku menyediakan cukup waktu. Itu adalah sentuhan fisik yang aku idamkan.”

“Dua tahun lalu waktu aku sakit, pemilik toko tempat aku membeli buah, datang menjengukku dan duduk di samping tempat tidurku bahkan menangis.”

“Saat istriku jatuh beberapa waktu lalu saat berolahraga jalan pagi, tukang kelontong setempat melihatnya dan segera membawa mobilnya untuk mengantar istriku pulang.”

“Apakah aku bisa mendapatkan sentuhan manusia seperti itu jika semuanya dilakukan dengan online?”

“Mengapa aku menginginkan semuanya dikirimkan kepadaku dan memaksaku untuk berinteraksi hanya dengan komputer atau smartphone?”

“Apakah Aku salah jika Aku ingin mengenal orang yang berbincang denganku dan bukan hanya sebagai penjual?”

Ini menciptakan ikatan.

Relasi…

Apakah toko online juga bisa memberikan semua ini?
Technology isn’ t life,
Spend time with people.
Not with devices.

Teknologi bukanlah kehidupan.
Luangkan waktu bersama dengan orang.
Bukan dengan perangkat canggih.
Atau Anda akan menyesal selamanya.

Karena waktu tidak akan pernah kembali.
Selagi masih bisa dan ada waktu.
Mari kita menyapa, menghargai orang-orang di sekeliling kita yang kita jumpai setiap hari.

Semoga Bermanfaat!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

3 × five =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.